Tips Memotret Gunung

Tips Memotret GunungBagi seorang fotografer pemula, memotret di alam bebas memiliki sedikit kesulitan tersendiri, seperti ketika memotret gunung, selain cuaca yang tidak mudah ditebak dan medan yang dilalui juga tidak mudah, dan membutuhkan persiapan yang matang. Namun Anda tidak usah kawatir, berikut ini ada beberapa tips memotret gunung sebagai berikut :

  1. Bawalah peralatan fotografi sesuai dengan kebutuhan Anda, tinggal peralatan yang dirasa tidak diperlukan, karena hanya akan menambah beban.
  2. Anda harus menguasai berbagai macam teknik fotografi hingga teknik persiapan fisik maupun mental.
  3. Jangan malas untuk menunggu moment yang tepat untuk mengambil foto.
  4. Jangan malas untuk mencari angle atau sudut pandang yang baik.
  5. Jagalah peralatan Anda dengan baik. Sebab daerah pegunungan memiliki cuaca yang sangat ekstrim, karena lensa dan kamera Anda dapat lembab karena cuaca yang dingin di daerah pegunungan.
  6.  Waktu yang tepat untuk mendapatkan foto yang maksimal adalah pada saat sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbit, bisa juga sebelum matahari terbenam.

Selain tips memotret gunung diatas masih banyak hal- hal yang harus Anda perhatikan untuk mendapatkan hasil yang sempurna seperti berikut :

  • Peralatan

Tips memotret gunung agar mendapatkan hasil foto yang bagus adalah dengan menggunakan kamera SLR dengan lensa zoom, wide hingga tele 28 – 85 mm. Lensa sudut lebar 20 mm atau lensa tele 300 mm akan lebih baik. Hal lain yang diperlukan seperti filter agar keadaan foto dapat terekam secara normal.

  • Cahaya

Cahaya yang tepat untuk pengambilan foto adalah saat matahari terbit atau sebelum matahari terbenam. Karena arah cahaya matahari dari samping yang dihasilkan saat pagi dan sore akan menghasilkan tekstur foto dengan karakter yang khas dan indah.

  • Alam 

Manfaatkan segala sesuatu yang berhubungan dengan alam seperti cuaca, mendung dan sebagainya, karena momen-moment tersebut dapat menciptakan sesuatu yang indah.

Semoga dengan membaca tips memotret gunung diatas dapat bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih dan selamat mencoba.

Read More

Tips Memotret dalam Kondisi Sedikit Cahaya (low light)

Tips Memotret dalam Kondisi Sedikit Cahaya (low light)Dalam dunia fotografi cahaya adalah sebagai media yang sangat mendukung dari hasil pemotretan foto, kalau cahaya kurang atau dalam kondisi pencahayaan yang “ low light” seorang fotografer harus mampu memotret dengan cahaya yang seadanya, tentu itu semua merupakan suatu hambatan atau tantangan bagi seorang fotografer untuk bagaimana caranya agar tetap mampu mendapatkan hasil foto seperti yang diharapkan.

Sebenarnya kondisi cahaya yang kurang bisa saja memang dibuat sengaja menemukan objek foto yang memang berada ditempat yang kurang cahaya, seperti dalam ruang yang gelap didalamnya hanya diterangi dengan lilin atau lampu kecil. Kondisi low light tidak selalu di dalam ruangan, bisa dimana saja, terutama pada saat malam hari seperti di tengah hutan, di taman, di tengah kota atau dimana saja meskipun ada lampu penerang cahayanya tetap saja sangat kurang, bahkan dengan menggunakan lampu flash saja hasilnya masih kurang memuaskan, Anda seharusnya belajar mengenai beberapa teknik dan tips memotret dalam kondisi sedikit cahaya (low light) agar hasil pemotretan memuaskan.

Sebenarnya pemilihan lensa sangat berpengaruh dalam menghasilkan potretan foto, seperti lensa yang mempunyai diafragma (f) angka rendah (f2.8, f2, f1.8) yang lebih tepat untuk kondisi lokasi objek yang gelap atau kurang cahaya. Kemampuan kamera dengan ISO tinggi foto yang dihasilkan akan tetap aman dan tidak nois, namun lensa yang digunakan tersebut harganya juga cukup mahal. Untuk Anda seorang fotografer pemula jangan merasa khawatir ketika Anda akan memotret dalam kondisi cahaya yang kurang di sini kami akan berbagi beberapa tips memotret dalam kondisi sedikit cahaya (low light) tanpa harus mengeluarkan uang untuk membeli lensa yang mahal seperti dibawah ini :

  • Setting pertama yang harus diatur adalah f-stop. Atur f-stop terendah pada lensa.
  • Setelah itu atur ISOnya, misalkan memilih ISO terendah yang paling memungkinkan, shutter speed atur ke auto.
  • Kalau shutter speednya masih terlalu lambat, kemudian naikkan pelan – pelan. Jika dengan kombinasi f-stop dan ISO tinggi “exposure” yang tepat dengan shutter speed diatas 1/8, pada saat memotret usahakan jangan sampai menimbulkan gerakan atau goyangan.

Demikian beberapa tips memotret dalam kondisi sedikit cahaya (low light), untuk mendapatkan hasil yang memuaskan jangan pernah putus asa karena tidak ada salahnya untuk terus mencoba. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Read More

Tips Memotret Pada Saat Cuaca Buruk

Tips Memotret Pada Saat Cuaca BurukMemotret pada saat cuaca buruk tentu itu merupakan suatu hambatan atau tantangan bagi seorang fotografer, karena selain pengambilan gambar yang susah Anda juga harus berhati – hati karena cuaca yang ekstrim. Namun Anda tidak usah khawatir, agar tetap mampu mendapatkan hasil foto seperti yang diharapkan, kami disini berbagi beberapa tips memotret pada saat cuaca buruk :

  • Gunakan tripod. Anda berhadapan pada kondisi cahaya rendah yang membutuhkan kecepatan ranah lambat. Gunakan stabilisasi gambar jika jika terpaksa menembak pada kecepatan rana lambat. Jika Anda tidak memiliki image stabilization menstabilkan kamera harus dengan tripod pada saat pengambilan gambar.
  • Pilih apertur yang lebih besar.
  • Mengubah objek yang Anda fokuskan. Ketika Anda berhenti turun, fokus pada objek dua pertiga dari jaln ke scene Anda. Ini akan meningkatkan kedalaman lapangan / DOF depan.
  • Objek yang menjadi inti harus jelas dan balance.
  • Meninjau semua gambar. Karena mungkin kamera Anda mengalami kesulitan metering dengan benar selama cuaca buruk dalam kondisi berkabut, kamera dapat menghasilkan gambar yang underexpose. Dalam kondisi badai, kamera dapat meningkatkan ekspour dan membuat gambar lebih cerah dibanding keadaan yang sebenarnya.
  • Gunakan kompensasi ekspour (+/-). Kamera Anda dapat memberikan gambar yang lebih cerah atau lebih gelap dari apa yang Anda lihat. Gunakan kompensasi ekspour untuk meningkatkan ekspour untuk mencerahkan gambar atau mengurangi paparan sinar atau untuk menggelapkan. Ambil gambar lain dan periksa. Jika Anda harus meningkatkan ekspour jangan ubah terlalu besar atau terlalu cerah. Selalu meninjau histogram kemera Anda sebelum mempertimbangkan memotret subyek lain, dan jangan lupa untuk mereset Ev ketika cahaya terang.
  • Memotret dari dalam kendaraan. Dalam kondisi buruk, ketika melihat foto yang menarik ambil dari dalam kendaraan Anda terutama saat terjadi hujan deras atau badai.
  • Tunggu beberapa saat agar cuaca menjadi bersahabat.

Demikian tips memotret pada saat cuaca buruk semoga dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Read More

Tips Memotret Rumah Untuk Iklan Rumah

Tips Memotret Rumah Untuk Iklan RumahMemotret rumah yang akan dijual memang harus mengerti bagaimana tips memotret rumah untuk iklan rumah, karena pembeli akan tertarik dari foto-foto yang kita berikan untuk sebagai pertimbangan. Biasanya calon pembeli akan tertarik dengan foto kita apabila foto itu benar-benar bagus dan menarik, karena foto itulah calon pembeli dapat melihat profil-profil dari rumah tersebut. Sebagai contohnya foto-foto periklanan rumah di media online, foto yang di tampilkan akan membuat para calon pembeli penasaran akan rumah ter sebut. Berdasarkan survei yang dilakukan National Association of Realtors di Amerika Serikat, foto adalah salah satu hal yang ingin dilihat saat orang mencari iklan rumah di internet. Tidak perlu bingung bagi Anda yang ingin menjual rumah dengan menggunakan media online karena berikut ini adalah tips memotret rumah untuk iklan rumah, untuk lebih lengkapnya poin-poinnya sebagai berikut :

  • Pencahayaan

Untuk pencahayaan didalam rumah kita dapat nyalakan semua lampu dan buka tirai atau korden dijendela rumah Anda sehingga rumah terlihat cerah dan terang. Kurangi pengunaan lampu kilat yang terdapat di kamera, karena membuat pencahayaan kurang baik. Apabila cahaya matahari yang masuk dalam rumah terlalu terang kita dapat menghindarinya, karena akan menibulkan bayang-bayang yang kontras. Waktu terbaik dalam memotret adalah pagi atau sore hari .

Sedangkan dalam pencahayaan diluar rumah kita dapat gunakan lampu kilat pada kamera karena akan memberikan penerangan yang menyeluruh namun lampu itu digunakan apabila dilakukan pemotretan pada sore hari sedangkan pada pagi dan siang tidak perlu memaka lampu kilat tersebut karena akan mengurangi ke alamian dari foto tersebut . Waktu terbaik dalam pemotretan adalah pagi hari karena suasana rumah masih terlihat alami dengan cahaya matahari yang relatif sedang sehingga dapat mengurangi kontras.

  • Sudut dan Komposisi

Ketika pengambilan foto diluar rumah kita dapat memotretnya diantara sudut-sudut tertentu yang menampilkan rumah bagian samping, sehingga para calon pembeli dapat melihat sekilas dimensi rumah dengan melihat foto tersebut. Ketika pemotretan di dalam rumah, tampilkan seluruh isi ruangan sebanyaknya dengan memotret melalui sudut tertentu ruangan.

  • Pengaturan Foto

Kita dapat mengatur foto dengan fasilitas foto yang ada dalam kamera tersebut, pengaturan kamera harus sesuai dengan pengaturan yang ada, kita dapat mengunakan modus-modus foto yang ada kamera tersebut dengan mencoba beberapa kali. Hasil foto jangan sampai terlihat melabuhi penglihatan, karena akan mengecewakan calon pembeli.

Semoga tips memotret untuk iklan rumah diatas dapat bermanfaat untuk Anda yang ingin menjual rumah. Terima kasih.

Read More

Cara Memotret Gerhana Bulan Dan Matahari

Cara Memotret Gerhana Bulan Dan MatahariGerhana merupakan salah satu fenomena Astronomi yang terjadi di dunia ini, gerhana dibagi dua yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Gerhana Matahari terjadi karena bumi terletak di antara bumi dan matahari, sedangkan Gerhana Bulan terjadi karena tertutupi oleh bayangan bumi. Fenomena ini jarang terjadi, oleh karena itu kita sering ingin mengabadikan fenomena ini dalam bentuk foto atau pun video. Untuk gerhana matahari yang terjadi puluhan tahun, oleh karena itu gerhana matahari sangat menarik untuk difoto. Apalagi buat para ilmuwan dan astronom yang memerlukan gambar video gerhana tersebut untuk penelitian serta foto itu dapat diperjual belikan.

Untuk pemotretan gerhana kita dapat melakukan dengan cara berikut :

  • Kita harus mendapatkan imaji dengan kepekatan tertentu agar menghasilkan foto atau rekaman gerhana matahari yang pas.
  • Durasi. Perkiraan durasi gerhana tersebut, serta perkiraan tanggal kejadian itu harus tahu pasti waktu kejadiannya.
  • Kita dapat pelajari tanggal, jam, dan lokasi pasti kejadian gerhana tersebut dengan mencari informasi dari pusat astronomi, internet, dan media lain.
  • Pastikan pada musim kemarau. Untuk mendapatkan gambar yang jelas pada saat kemarau memang pas untuk mengabadikan foto gerhana karena langit yang cerah didapatkan pada musim kemarau.
  • Perhatikan peralatan-peralatan yang digunakan untuk memotret gerhana tersebut.

Untuk Gerhana Matahari.

Kita dapat menggunakan kamera dengan rentang sekitar 400 sampai 600 milimeter serta sebuah tripod, dapat juga kita memakai tambahan tele converter dengan resiko penurunan mutu gambar sehingga kurang jelas. Gunakan filter ND tingkat tinggi, seperti ND400 yang digunakan pada saat matahari belum mengalami gerhana dan ISO yang digunakan paling rendah. Setelah terjadinya gerhana lepaslah filter HD dan ganti ISO yang lebih tinggi misal ISO 800. Perhatikan juga saat pemasangan filter HD dan ISO jangan terlalu kuat sehingga kita dapat melepasnya dengan mudah. Begitulah Tips dalam memotret gerhana matahari.

Untuk Gerhana Bulan.
Untuk pemotretan gerhana bulan kita dapat menggunakan lensa berukuran 500mm, namun apabila tidajk ada kita dapat gunakan lensa kamera berukuran 55-200mm atau 75-300mm. Gunakan mode metring, serta dalam memotret gunakan mode manual sehingga kita dapat mudah menyesuaikan gambar yang pas. Penggunaan ISO 100 atau 200, gunakan arpartur F11, gunakan tripod (wajib), gunakan self timer supaya tidak ada sheke pada camera, gunakan live view bila terdapat fiktur ini, jangan gunakan filter. Demikian tips dalam pemotretan gerhana bulan.

Semoga tips diatas dapat sebagai acuan dalam pemotretan gerhana.

Read More

Page 9 of 29« First...7891011...20...Last »