Teknik Foto Levitasi (Melayang di Udara)

Teknik Foto Levitasi (Melayang di Udara)Seperti yang kita tahu, dalam dunia fotografi, banyak sekali teknik yang bisa kita pelajari. Namun, Anda harus tahu bahwasanya tak semua tehnik mudah untuk dipelajari. Kali ini, kami akan mencoba membantu Anda para pecinta fotografi untuk mengetahui Teknik foto Levitasi (Melayang di Udara). Sebagian kita menganggap bahwa teknik ini cukup sulit untuk dilakukan, namun, kita tetap harus mencobanya.

  • Ada dua Teknik foto Levitasi (Melayang di Udara) yang bisa kita pelajari disini, yakni teknik model meloncat atau pose pura-pura melayang dan juga menggunakan alat bantu foto trik.
  • Yang pertama kita akan membahas mengenai Teknik foto Levitasi (Melayang di Udara) dengan cara menggunakan model meloncat atau menginstruksikan kepada model untuk berpura-pura meloncat.
  • Dengan menggunakan cara yang pertama ini, ada beberapa hal yang perlu adna perhatikan. Yang pertama, Anda perlu memperhatikan atribut, ekspresi, dan juga pose model. Usahakan kesan natural sedang melayang bisa terlihat.
  • Dalam foto Levitasi ini, Anda harus tahu, bahwa model terlihat pada pose melayang di udara, bukan melompat.- Karena jika model terpaksa diinstruksikan untuk melompat, pastinya Anda akan mengalami kesulitan dalam menyembunyikan ekspresi muka si model. Jadi, lebih baik, Anda tak terlalu menampilkan ekspresi si model di sini.
  • Jangan lupa jika untuk menghasilkan foto yang sesuai dengan harapan Anda harus menggunakan shutter speed yang tinggi.
  • Kemudian, teknik yang kedua yang harus digunakan untuk menghasilkan foto dengan Teknik foto Levitasi (Melayang di Udara) adalah dengan cara menggunakan alat bantu trik.
  • Anda hanya butuh tripod yang pas karena Anda akan melakukan pemotretan di lokasi yang sama beberapa kali. Alat seperti tangga, tali dan sebagainya bisa menjadi alat bantu Anda yang lainnya juga agfar menimbulkan efek yang baik.
  • Gunakan mode manual fokus agar fokus dari foto Anda tidak bergeser.
  • Jangan lupa gunakan self timer jika Anda tak memiliki partner dalam pemotretan.
  • Edit menggunakan aplikasi pengolah gambar yang baik agar hasil terlihat sempurna.

Read More

5 Aplikasi Foto Terbaik untuk iPhone

5 Aplikasi Foto Terbaik untuk iPhoneApakah Anda pengguna iPhone yang juga tertarik dengan konsep fotografi? Jika ya, pasti Anda sudah mengetahui bahwa ada banyak aplikasi olah fotografi yang tersedia di Appstore. Jumlahnya mencapai ribuan nama. Banyak yang bisa didownload secara gratis (seperti Instagram), namun ada pula yang khusus didesain untuk pengguna iPhone – dan berbayar, seperti iPhoto.

Artikel ini akan menyajikan informasi tentang 5 aplikasi fotografi terbaik untuk iPhone yang bisa Anda pilih dan bisa Anda unduh melalui AppStore. Kelima aplikasi yang akan disebut di bawah ini menjadikan fotografi sebagai sebuah topik yang bisa diaplikasikan oleh pengguna Smartphone seperti iPhone.

Berikut lima aplikasi fotografi yang patut dipilih oleh pengguna iPhone:

  •  iPhoto

Ini merupakan aplikasi khusus yang diciptakan oleh Apple Inc. dan berbayar. Anda harus membayar uang sebesar Rp. 49.000 untuk menikmati fitur-fitur yang dibawanya. Tentu saja aplikasi ini tergolong eksklusif karena memang diciptakan khusus untuk pegguna iPhone. Fiturnya sangat lengkap dan tergolong sebagai yang terbaik di kelasnya.

  • Adobe Photoshop Touch

Anda tentu tidak asing lagi kepada nama Adobe Photoshop, bukan? Aplikasi ini khusus diciptakan untuk pengguna iPhone, di mana melaluinya Anda bisa memanipulasi gambar dengan cara menyatukan beberapa gambar, menambahkan efek tertentu pada foto, menambahkan filter tertentu, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini dihargai sebesar Rp. 49.000 di appstore.

  • Snapseed

Ini merupakan aplikasi gratis yang diciptakan oleh Nik Software. Dengan beberapa fitur andalan yang dibawanya, Snapseed cukup menyenangkan untuk digunakan oleh penggemar mobile fotografi, terutama pengguna iPhone. Selain itu, Anda bisa langsung membagi hasil olahan foto lewat jejaring sosial seperti Google+.

  • Camera+

Mungkin ini adalah aplikasi pengolah foto termurah yang bisa Anda beli di AppStore. Dengan harga sebesar Rp. 9500, Anda mendapatkan software pengolah foto yang menyajikan banyak fitur berkualitas yang dapat dipakai untuk menyempurnakan foto Anda.

  • Filterstorm

Terakhir adalah aplikasi yang diciptakan oleh Tai Shimizu, yang diberi nama FilterStorm. Mungkin aplikasi ini berguna bagi jurnalis oleh karena beragam fitur yang ditawarkannya seperti curves manipulation, layers, white editing, color correction, black editing, vignetting, sharpening, dan masih banyak lagi fitur lainnya. Aplikasi ini berbayar.

Read More

5 Kamera DSLR Untuk Pemula

5 Kamera DSLR Untuk PemulaApakah Anda termasuk pemula dalam bidang fotografi? Jika demikian, maka Anda tentu tidak perlu buru-buru untuk membeli peralatan kamera yang mahal. Jika Anda adalah seorang pemula, maka Anda perlu menyesuaikan budget dan kebutuhan Anda. Jangan paksakan diri Anda membeli kamera DSLR canggih dengan fitur yang mewah, namun Anda tidak membutuhkan fitur tersebut.

Di pasaran sendiri terdapat cukup banyak kamera DSLR yang memang ditujukan untuk pemula. Beberapa di antaranya berharga murah dan cocok bagi pemula yang ingin belajar fotografi tanpa harus mengeluarkan duit lebih banyak dibandingkan seorang profesional. Artikel ini akan memaparkan 5 kamera DSLR untuk pemula yang mungkin cocok bagi Anda.

  • Nikon D60

D60 merupakan penerus versi sebelumnya, yakni Nikon D40. Kamera ini mampu mencapai ISO 1600 – juga ISO 3200 jika standar ISO dinaikkan satu tingkat di atas ISO maksimum. Spesifikasinya: sensor CCD 10 MP, expeed engine, active D-Lighting, anti-debu, dan lensa bawaan 18-55mm. Tentu saja karena ditujukan untuk pemula, tidak banyak fitur mewah yang disajikan olehnya. Namun D60 tetap menjaga kualitas khas Nikon lengkap dengan kesederhanaannya.

  • Canon 1000D

Canon 1000D menjadi alternatif termurah (dengan harga di kisaran Rp 4.5 jutaan) yang sanggup menggantikan 400D yang kini sulit dicari. Berikut spesifikasinya: sensor CMOS 10 MP, paket lensa standar 18-55mm, ISO 1600 (max), 7 titik AF, layar LCD 2.5 inchi.

  • Sony Alpha A300

Layaknya Pentax dan Olympus dari kelas yang sama, Sony Alpha A300 menyajikan sistem stabilizer yang disematkan pada badan kamera. Model ini menyediakan sensor terpisah guna menyiasati lambatnya auto-fokus terutama ketika Anda mengaktifkan mode live-view. Sensor terpisah semacam itu tidak lantas menjadikan A300 berharga jauh lebih mahal dari digital SLR kamera di kelasnya. Harganya bahkan relative cukup murah, Rp 5.6 Juta.

  • Pentax K-m

Pentax merupakan pemain lama, meskipun mungkin publik di Indonesia pada umumnya tidak mengenal merk ini. Pentax K-m memakai sensor CCD berkekuatan 10 MP, 5 titik AF, dan sanggup mencapai ISO 3200.

  • Olympus E520

Olympus E520 telah dilengkapi sistem stabilizer pada badan kamera, live view, dan anti debu. Selain itu, pada E520 disematkan sensor CMOS berkekuatan 10 MP.

Read More

5 Kamera Saku Terbaik 2013

5 Kamera Saku Terbaik 2013Kamera menjadi salah satu produk tehnologi yang semakin populer di masyarakat. Kegunaan kamera itu sendiri memang lebih pada mengabadikan sebuah momen yang terjadi. Jenis-jenis kamera itupun ada berbagai macam, sesuai dengan kebutuhan pasar. Bagi masyarakat umum yang tidak memiliki ketertarikan pada dunia fotografi, sebuah kamera saku sudah lebih dari cukup untuk mengabadikan momen yang ada. Kamera saku atau kamera poket memiliki harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan kamera lain seperti kamera DSLR atau kamera Mirrorles.

Berikut ini adalah daftar 5 kamera saku terbaik 2013 yang bisa menjadi panduan dalam memilih sebuah kamera saku:

  • Canon PowerShot A2400 IS

Kelebihan utama dari kamera ini adalah fitur IS atau image stabilizer jenis optic yang dimilikinya. Beberapa fitur lain yang dimiliki adalah 16MP untuk resolusinya, autofocus, ISO mulai dari 100 sampai 1600, fitur continous shooting dan juga beragam mode pengambilan gambar.

  • Canon PowerShot A810

Khusus untuk kamera ini mnggunakan tenaga baterai Alkaline. FItur yang dimiliki oleh kamera ini adalah 16MP resolusi, kecepatan ISO dari ISO 100 sampai ISO 1600, fitur real image zoom viefinder, dan kecepatan shutter 1-1/2000sec. Hasil gambar yang dihasilkan mirip dengan Canon PowerShot tipe A2300

  • FujiFilm FinePix JX 550

Kamera yang satu ini merupakan kamera tipe compact dengan resolusi 16MP. Beberapa fitur yang dimilikinya mencakup 5x optical zoom, 7.2x digital zoom, ISO 100 sampai ISO 3200 dan menggunakan tenaga Li-ion baterai.

  • Nicon Coolpix S2600

Kamera Nicon seri ini memiliki tipe image stabilizer optic yang sangat membantu dalam kejernihan pengambilan gambar. Beberapa fitur lain yang dimiliki oleh kamera ini adalah resolusi 14MP, 5x optical zoom dan digital zoom, ISO 80 sampai 1600, memiliki fitur tripod mount, dan memiliki garansi distributor resmi selama satu tahun.

  • FujiFilm Finepix JV300

Kamera dengan 14MP resolusi ini memiliki tingkat sensitivitas ISO mulai dari 100 sampai 3200, fitur face detection atau deteksi wajah, fitur red eye removal, dan beberapa pilihan konektivitas mulai dari USB 2.0, HD output dan juga video output NTSC/PAL

Hal yang paling menarik dari daftar 5 kamera saku terbaik 2013 diatas adalah harganya yang cenderung terjangkau, berada di kisaran 1 juta rupiah atau dibawahnya yang tentu saja cocok untuk mereka dengan budget yang terbatas.

 

Read More

Waktu Terbaik untuk Foto Landscape

Waktu Terbaik untuk Foto LandscapeSeperti yang kita tahu, fotografi saat ini cukup marak di kalangan para muda.jadi, tak heran jika saat ini banyak sekali anak muda yang mencari tips yang tepat untuk membantu mereka untuk mendapatkan hasil foto terbaik. Salah satu jenis foto yang paling diminati adalah foto landscape. Jadi, di sini kami akan membantu Anda untuk mendapatkan beberapa Waktu terbaik untuk foto landscape.

  • Yang pertama adalah Golden hour. Waktu ini merupakan salah satu Waktu terbaik untuk foto landscape. Mengapa begitu? Karena seperti yang kita tahu, cahaya merupakan salah satu hal yang bisa membuat foto landscape ini terlihat menarik. Jadi, cahaya dari samping hanya akan muncul pada dua waktu, yaitu pagi dan sore hari. Pada waktu-waktu inilah foto yang anda ambil akan terlihat bagus dan berwarna.
  • Namun, setelah puas mendapatkan foto yang anda ambil dari Golden Hour di sore hari, maka anda tak perlu terburu mematikan kamera anda mengingat ada Blue Hour.
  • Waktu terbaik untuk foto landscape yang kedua disebut dengan Blue Hour dimana kondisi matahari sudah terbenam dan langit akan menjelang gelap, maka semua akan tampak biru pekat. Momen ini pun disebut-sebut sebagai momen yang paling mengikat untuk foto landscape.
  • Kemudian, salah satu alternatif Waktu terbaik untuk foto landscape adalah ketika cuaca cerah. Seperti yang kita tahu, jika cuaca cerah, maka kita tidak akan pernah merasa bingung mencari angle yang bagus. Semua gambar akan terlihat cerah dan tanpa cela sedikitpun.
  • Untuk waktu yang lebih akurat, anda bisa mengambil foto pada pukul 5. Dimana Anda bisa mendapatkan warna pink serta cahaya yang tipis dan lembut di pagi hari.
  • Kemudian, jika anda mengambil gambar atau foto landscape jam 6 pagi, maka anda akan mendapatkan cahaya renyah keemasan. Objek yang menghadap timur sangat baik untuk diambil.
  • Untuk pemotretan bangunan dan gedung, maka akan sangat baik jika anda melakukannya pukul 10-14 dimana cahaya yang masuk sangat banyak dan menyebabkan detil dari gambar yang diambil terlihat jelas.

Read More

Page 5 of 29« First...34567...1020...Last »