6 Obyek Yang Menarik untuk difoto Saat Travelling ke Luar Negeri

5 Obyek Menarik yang Bisa difoto Saat Travelling ke Luar NegeriSalah satu hal yang wajib dilakukan oleh siapapun yang sedang melakukan travelling adalah mengabadikan moment yang ada. Ada juga beberapa objek yang tampaknya menjadi sebuah objek wajib yang harus difoto oleh para traveler. Travelling bisa dilakukan di dalam negeri maupun ke luar negeri dan untuk mengabadikan momen perjalanan tersebut, berikut adalah 6 obyek menarik yang bisa difoto saat travelling ke luar negeri.

  • Landmark negara tersebut

Hampir setiap negara memiliki sebuah landmark atau sebuah object yang menjadi ciri khas negara tersebut. Paris dengan menara Eiffel, Big Square di London, Taj Mahal di India, Opera House di Sydney Australia, Great Wall di Beijing, dan masih banyak lagi. Landamark adalah sebuah ciri khas dari sebuah negara dan tentunya menjadi sebuah objek menarik untuk diambil fotonya.

  • Event/Festival/Kegiatan yang sedang berlangsung

Beberapa negara memiliki event atau festival yang sangat populer yang dilakukan secara berkala. Jangan lupa untuk mengambil foto saat event berlangsung yang menunjukkan tradisi dari negara tersebut contohnya saja prosesi pergantian prajurit di istana Buckingham Inggris yang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, festival Songkran yang memperlihatkan para warga saling melempar balon air di Thailand, ataupun festival mandi lumpur di Korea. Yang perlu diingat adalah beberapa festival diadakan di waktu-waktu tertentu yang mungkin tidak bertepatan dengan waktu anda berada disana.

  • Tempat wisata paling populer di negara tersebut

Kebanyakan tempat wisata populer di sebuah negara juga bisa menjadi obyek foto yang sangat menarik. Contoh yang paling sering terlihat adalah foto Universal Studios di Singapore yang sering dijadikan latar belakang foto keluarga saat bepergian ke sana. Tempat-tempat lain yang sering dijadikan latarbelakang foto adalah Disneyland di Hongkong, Legoland dan Genting Highland di Malaysia.

  • Pemandangan alam/kota

Pemandangan alam adalah salah satu objek paling menarik yang bisa didapatkan oleh para traveler saat mereka berkunjung ke luar negeri. Banyak pemandangan menarik yang tidak bisa didapatkan di tanah air contohnya saja pemandangan alam di musim gugur lengkap dengan daunnya yang berwarna-warni, pemandangan salju, musim Sakura di Jepang, dan masih banyak lagi. Selain itu, bila anda membawa kamera yang cukup baik, anda juga bisa memotret suasana kota pada malam hari. Anda bisa memotret dari hotel tempat anda menginap, atau bisa mengunjungi tempat tertinggi di kota tersebut, contohnya Marina Bay Sands di Singapore atau the Peak di Hongkong.

  • Kuliner khas negara tersebut

Berkunjung ke sebuah negara tanpa mencicipi makanan khasnya tentu terasa kurang lengkap. Sebuah foto yang mengabadikan makanan khas dari sebuah negara tentunya akan menjadi bagian dari foto perjalanan yang sangat menarik untuk dibagikan ke orang lain.

  • Penduduk dan aktifitas penduduk negara tersebut

Jangan anda lewatkan kesempatan untuk mengabadikan penduduk negara setempat saat anda sedang berjalan-jalan. Perhatikan aktifitas-aktifitas yang cukup unik yang menarik untuk diabadikan oleh anda.

Semoga daftar 6 obyek menarik yang bisa difoto saat travelling ke luar negeri diatas bisa menjadi inspirasi buat Anda yang sedang merencanakan untuk bepergian ke negara lain dalam waktu dekat.

Read More

Mengenal Kamera Mirrorless

Mengenal Mirrorless KameraKamera mirorrless adalah sistem kamera digital yang tidak menggunakan cermin dan diluncurkan di dunia fotografi sejak tahun 2008 dan populer dikalangan para pecinta fotografi. Kamera mirorrless itu sendiri dikenal dengan banyak nama yaitu Mirorrless Interchangeable Lens Camera (MILC) atau Electronic Viewfinder with Interchangeable Camera, atau Compact Camera System. Namun nama yang lebih populer adalah mirrorless kamera. Berikut kita akan mencoba mengenal mirrorless kamera lebih jauh dan apa yang menyebabkannya menjadi sangat populer.

Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kamera mirrorless yang membuatnya mendapatkan nama sebagai kamera tengah-tengah. Hal ini dikarenakan karena kamera ini merupakan sebuah kamera yang posisinya berada ditengah-tengah kamera DSLR dan juga kamera saku dimana mayoritas kamera mirrorless harganya tidak semahal kamera DSLR dan secara umum tidak seberat kamera DSLR. Selain harga dan ukuran yang tidak sebesar kamera DSLR, berikut adalah beberapa karakteristik atau bisa dikatakan sebagai kelebihan yang dimiliki oleh kamera mirorless:

  • Ada pilihan untuk mengganti lensa
  • Kualitas atau hasil fotonya tidak jauh berbeda dari kamera DSLR
  • Ukuran sensornya itu sendiri bisa disamakan dengan kamera DSLR kelas menengah
  • Proses pengambilan gambar lebih cepat
  • Tingkat noise yang rendah

Perbedaan utama antara kamera mirrorless dan kamera DSLR adalah pada keberadaan mirror atau cermin yang berfungsi untuk memunculkan gambar di viewfinder. Pada kamera mirrorless, cermin tersebut dibuang yang memungkinkan ukuran kamera jauh lebih kecil dan juga jauh lebih ringan. Ketiadaan cermin berarti menghilangkan system viewfinder optic, namun pada kamera mirrorless hal ini digantikan dengan system viewfinder elektronik.

Hal-hal yang sudah disebutkan diatas adalah hal-hal yang dapat membantu seseorang untuk mengenal kamera mirrorless lebih jauh. Tidak dipungkiri memang bahwa masih banyak penyempurnaan yang dibutuhkan untuk kamera ini melihat usianya yang baru menginjak tahun ke lima. Namun, melihat semua kelebihan yang ditawarkan oleh kamera mirrorless seperti yang sudah disebutkan diatas, tidak heran bila tingkat popularitasnya semakin hari semakin meningkat dan menjadi pilihan banyak orang dimana para produsen kamera besar seperti Canon dengan EOS-Mnya dan Nikon dengan J1nya juga sudah mulai melebarkan lini kameranya dengan memproduksi kamera jenis ini.

Read More

Definisi dan Keuntungan Memotret Dengan Mode RAW

pengertian file rawMode RAW digunakan oleh kebanyakan Fotografer profesional karena mode ini tidak mengkompresi gambar sama sekali dan membuat mereka benar-benar mentah atau belum di proses oleh kamera. Dan karena foto RAW tidak dikompresi, anda dapat menjaga penuh kualitas masing-masing gambar. Hal ini dapat membuat perbedaan nyata saat mencetak gambar, terutama untuk cetakan besar.

Sebagian besar kamera digital memproses dan mengkompresi gambar yang anda ambil sesaat setelah anda menekan tombol shutter. Hal ini dapat membantu, karena membuat ukuran file yang rendah (menggunakan kompresi JPEG) dan menangani color correction, termasuk white-balance, tint, dan eksposur.

Karena file RAW kamera tidak dikompresi, mereka mengambil space lebih dari gambar dengan file JPEG seperti pada umumnya. Bahkan, file RAW sering membutuhkan space 2 sampai 3 kali lebih banyak untuk setiap foto yang diambil. Jadi, Anda harus memiliki kartu memori ekstra besar pada kamera  jika anda berencana untuk memotret dalam mode RAW.

File RAW kamera juga belum diproses, berarti semua proses foto dilakukan pada komputer. Hal ini seperti mengambil negatif film ke kamar gelap untuk diolah. File RAW adalah negatif dan komputer berfungsi sebagai ruang gelap. Dengan file RAW, Anda memiliki kontrol penuh atas penyesuaian temperatur (untuk white-balance), warna, dan eksposur. Namun, karena file RAW bukanlah gambar seperti pada umumnya, sebagian besar program image-viewing tidak dapat membukanya. Oleh karena itu, kebanyakan perusahaan kamera memasukan software untuk editing RAW. Program ini memungkinkan anda untuk membuka file RAW, melakukan proses yang diperlukan, dan menyimpannya dalam format gambar umum seperti bitmap, TIFF, dan JPEG. Atau anda dapat menggunakan software seperti Adobe Photoshop Lightroom dll.

Saat memotret dalam mode RAW memang menawarkan banyak kontrol atas foto anda, dibutuhkan software tambahan dan waktu tambahan untuk membuka dan mengedit setiap gambar yang anda ambil. Untuk fotografi casual, menggunakan fitur built-in pengolahan pada kamera (menggunakan format JPEG) adalah pilihan yang paling cocok. tetapi jika anda menginginkan hasil maksimal dan terbaik, sebaiknya mulailah menggunakan mode RAW ini.

Read More

Memotret Alur Waktu dengan HDTR Fotografi

Jauh berbeda dengan HDR fotografi, HDTR Fotografi berarti “High Dynamic Time Range”. Konsep dasarnya adalah untuk menciptakan sebuah foto yang menunjukkan bagian berbeda dari adegan yang sama seperti berjalannya waktu. Dalam contoh pada gambar, waktu mengalir dari kiri ke kanan mengubah pemandangan kota siang ke malam hari dalam satu tembakan.

hdtr fotografi

Untuk membuat sebuah foto HDTR, anda perlu mengambil beberapa foto tempat yang sama pada waktu yang berbeda. Sebuah tripod sangat diperlukan serta intervalometer, yaitu sebuah alat yang bagus untuk mengotomatisasi proses pengambilan gambar. Jika Anda tidak memiliki intervalometer, aturlah proses pengambilan gambar dengan jangka waktu yang tetap. Anda tidak perlu menggunakan waktu eksposur yang sama pada semua foto, anda hanya perlu memastikan bahwa lokasi terlihat lebih gelap seiring berjalannya waktu.

Foto diatas menggabungkan lima gambar dengan 5 waktu yang berbeda sebagai berikut, tetapi bukan menjadi patokan utama tergantung pada kondisi lingkungan, cahaya dll.

 

Jam 16:24 Jam 17:30 Jam 18:30 Jam 19:30 Jam 20:30
F8 1/320 F8 1/320 F8 1/200 F8 5 “ F8 5 “

 

Perhatikan perbedaan besar antara jam 18:30 – 19:30 dalam waktu eksposur, saat matahari terbenam, mengatur waktu eksposur yang sama antara kedua foto akan membuat foto sangat gelap dan tidak berguna.

Setelah anda mendapatkan gambar, bukalah semua file pada software editing foto seperti Photoshop dll. Tambahkan layer masker untuk setiap foto dan gunakan gradient dari kiri ke kanan pada setiap layer mask agar secara memadukan dari satu foto ke foto lain secara bertahap.

Jika transisi tidak terlalu halus atau jika anda melihat garis pada hasil editing foto, anda dapat menggunakan gaussian blur pada masker untuk membuat transisi agar lebih halus.

Jika anda memiliki jendela atau balkon dengan pemandangan yang bagus serta sebuah tripod, hal ini sangat cocok. Cobalah focal length dan komposisi yang berbeda untuk mengetahui bagaimana mereka terlihat dalam gambar HDTR.

Read More

Nikon D90 – Kamera Dengan Banyak Fitur Unggulan

Nikon D90 dengan sensor 12,3 megapiksel merupakan  kamera yang dapat  merekam video pada 720p HD. Kamera DSLR sebelumnya tidak dapat merekam video, ini mungkin karena para desainer menduga bahwa para pengguna DSLR lebih tertarik untuk mengambil foto dibandingkan video.

Apakah DSLR pada akhirnya akan memiliki kemampuan merekam video sebagai standar masih harus dilihat. Nikon D90 sangat solid, DSLR mid-range (menengah) yang memiliki semua yang anda butuhkan dalam sebuah kamera untuk fotografi modern.

Nikon D90 memiliki ukuran yang sama seperti pendahulunya, yaitu Nikon D80. Nikon D90 berukuran 4,1 x 5,2 x 3 inci atau 132 x 103 x 77 mm dengan berat sekitar 713 gram, 3 inci layar LCD, serta 920.000-pixel display.

kamera nikon d90

Berikut adalah beberapa fitur yang menonjol dari kamera Nikon D90. Kamera ini  memiliki hal-hal yang bahkan fotografer paling berpengalaman akan senang untuk memilikinya.

Optik dan Resolusi

Melihat kinerja optik dan resolusi, disini terlihat beberapa hasil yang menarik. Hasil gambar tembakan Nikon D90 saat siang hari sedikit cerah dan memiliki warna alami yang menyenangkan. Jika Anda melihat jangkauan ISO-nya, kamera ini memiliki 11 pengaturan antara 200 hingga 3200 plus L1 (100) dan H1 (6.400).

kamera nikon d90

Pada pengaturan ISO tertinggi, noise dalam gambar menjadi lebih jelas. Juga, dalam hal flash, tembakan flash Nikon D90 tetap sangat baik diterangi pada jarak mulai dari close-up hingga lebih dari 6 meter. Hal ini mengungguli kemampuan pencahayaan flash dari Canon 450D.

Kontrol Pengguna

Jika Anda melihat kontrol pengguna pada Nikon D90, Anda akan melihat 2 tombol perintah yang dapat anda balik. Tombol ini antara lain memungkinkan anda untuk berpindah ke settingan ISO dan pengaturan lainnya. Ada juga mode dial yang memungkinkan anda memilih berbagai pengaturan lainnya seperti otomatis, aperture dan shutter priority.

Sejujurnya, berbagai macam kontrol pada Nikon D90 jelas luar biasa bagi pemula. Jika anda baru untuk Nikon DSLR, ada baiknya membaca petunjuk manual beberapa kali untuk membuat diri anda terbiasa dengan kamera ini.

kamera nikon d90

Daya Tahan Baterai

Dalam hal daya tahan baterai, kamera ini hadir dengan 850 gambar per charge, jadi kamera ini akan membutuhkan charging setiap 850 kali tembakan dan termasuk sangat tinggi, mengingat ini adalah kamera dengan begitu banyak optik yang kompleks, kontrol dan sirkuit.

Kesimpulan

Nikon D90 adalah salah satu kamera DSLR pertama yang menggabungkan kemampuan merekam video secara digital, jadi jika anda  menginginkan fitur ini pada DSLR, Kamera Nikon D90 menjadi salah satu kamera yang pantas untuk dipertimbangkan.

Read More

Page 11 of 29« First...910111213...20...Last »